Polrestuban-Sinergitas Forpimka Kecamatan jenu Kab. Tuban jatim terlihat pada hari Minggu tanggal 22 Oktober 2017 , 07.30 s/d 08.30 Wib tempat dilapangan Desa Beji Jenu  Kec Jenu Kab Tuban ,menghadiri Upacara Bendera dalam rangka Hari Santri ke 3 Tahun 2017 , dengan Tema meneguhkan peran santri dalam membela Negara menjaga Pancasila dan NKRI ,Dengan Pembina Upacara Kepala UPTD Kec Jenu H MUKLASIN & komandan Up BAMBANG SUGIANTO,, dengan jumlah peserta 1000 orang. 23/10/2017
Adapun para pejabat yang menghadiri kegiatan Upacara Hari Santri,
Kapolsek Jenu AKP ELIS SUENDAYATI SH
Danramil 0811/15 Jenu Kapten Inf GAJUK SUNARSO
Sekcam Jenu Drs SUBAGIO .MM.
Ka Uptd Olahraga H MUKLASIN
Ketua MWC NU Kec Jenu H NURUDIN AMARI
Ketua MUI Kec Jenu H.MUTAROM.
Ketua GP Ansor Kec Jenu  Ustad BURHANUDIN
Jajaran Instansi wilayah Kec Jenu.
Dalam amanatnya pembina upacara menyampaikan beberapa hal di antaranya,
” Maarilah kita panjatkan syukur Kepada Allah SWT Hari ini tahun ketiga keluarga besar NU dan seluruh rakyat Indonesia memperingati hari santri dengan Kepres RI No 22 Th 2015 , tentang hari santri tanggal 22 oktober 2015 , yang bertepatan dengan tanggal 9 muharam 1437 H Ini merupakan bukti pengakuan Negara atas Jasa Para ulama dan santri dalam perjuangan merebut mengawal mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.
Pengakuan terhadap ulama dan satri tidak lepas dari resolusi zihat yang di kumandangkan Hatrotus syeh kh Hasim Ashari Rois Akbar NU pada tanggal 22 oktober 1945 dihadapkan konsul” NU Seluruh jawa dan  madura bertempat di kantor hoofd bes touur NU dI jalan bubutan no 2 surabaya Fatwa Resolusi Jihat NU di Gaungkan  Dengan pidato hidarus syeh yang mengatas namakan berperang dalam menolak melawan penjajah itu pardu Ain yang harus dikerjakan oleh orang Islam ,laki anak. Bersenjata atau tidak
Bagi yang berada dalam jarak lingkaran 94 KM dari tempat masuk dan kedudukan musuh bagi orang yang berjarak dalam lingkaran tadi kewajipan itu jadi fardu kipayah yg cukup di kerjakan sebagaian saja Tanpa reosusi jihat NU dan pidato hadrotus syeh yang menggetarkan ini tidak akan pernah peristiwa 10 nopember di surabaya yang telah diperingati hari Pahlawan,
Kiprah santri  teruji dalam mengokohkan pilar pilar NKRI berdasarkan pancasila yang bersendikan Bhinneka Tunggal Ika , santri yang berdiri berada di garda terdepan membentengi NKRI dari berbagai ancaman ,Pada tahun 1936 sebelum Indonesia merdeka kaum santri menyatakan nusantara sebagai darusalam pada Th 1945 kaum santri setuju menghapuskan  7 kata dalam piagam Jakarta demi persatuan dan kesatuan bangsa.
* Humas Polsek Jenu *

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here