Adanya komplain dari warga masyarakat Kecamatan Kerek
terutama di beberapa desa yang menjadi titik pelaksanaan Sesmic atau
survey untuk mencari titik titik yang diperkirakan memiliki akses untuk
dijadikan tambang minyak oleh PT Pertamina Hulu Tuban East Java,
berbuntut panjang.
Warga secara terang terangan menolak kehadiran tim Sesmic di desa
mereka terutama desa Karanglo dan desa Padasan, Kecamata Kerek,
Kabupaten Tuban yang merasa dirugikan oleh pelaksana Sesmik PT Pertamina
Hulu Tuban East Java.
Menanggapi hal tersebut di atas, hari Kamis (19/09/2019) Forkopimka
Kecamatan Kerek melaksanakan koordinasi dengan tim seismik untuk
selanjutnya menanggapi keluhan dari pada warga masyarakat terutama
masyarakat dua Desa dimaksud.
Untuk membuktikan keluhan dari warga masyarakat, tim yang dipimpin
langsung oleh Wakapolsek Kerek lpda Supriyadi melakukan survei yang
memantau rumah-rumah warga Yang dilaporkan mengalami keretakan pada saat
pelaksanaan sismik dimaksud.
Setelah melaksanakan survei di beberapa rumah kurang lebih dua jam,
tim kemudian mengambil kesimpulan untuk kembali melaksanakan sosialisasi
terhadap warga masyarakat kaitan dengan kerugian yang dialami warga
pada saat pelaksanaan Seismik.
_”Nanti kita akan Melaksanakan pertemuan kembali di balai desa
Karanglo untuk mengambil keputusan, tanggung jawab / ataupun kompensasi
apa yang harus diberikan PT Pertamina Hulu Tuban East Java terhadap
warga masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan.”_ kata Ipda
Supriyadi.








