Petugas dari Dinas Perekonomian, Dinas Koperindag, Dinas Sosial Kab, Tuban bersama petugas dari Sat Binmas Polres Tuban melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap agen-agen penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang ada di wilayah Kecamatan Senori, Kamis (7/11/2019).
Guna memberikan keamanan dan kelancaran kegiatan Monev tersebut, Ps. Kanit Binmas Polsek Senori Polres Tuban Aipda Sugeng Hariyanto bersama Munadi sepaku koordinator BPNT di Kecamatan Senori melaksanakan pendampingan. Hari itu sasaran dari tim Monev adalah 2 agen penyalur BPNT yaitu Toko Latansa di Desa Kaligede dan Toko SRC yang beralamat di Desa Leran.
Kepala Dinas Sosial Kab, Tuban Siti Nurjanah melalui salah seorang pegawainya yang mengikuti monev menyebutkan, tujuan Monev BPNT memastikan bahwa program BPNT yang sudah berjalan ini sesuai dengan harapan, tepat waktu, tepat sasaran, tepat kualitas, tepat jumlah dan tepat administrasi untuk menuju masyarakat yang lebih sejahtera.
Selain itu Monev BPNT ini untuk meninjau kesiapan agen-agen BPBT di daerah sebagai salah satu Agen Bank untuk penyaluran BPNT tahun 2019 dan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan program BPNT yang sudah berjalan hingga menjadi lebih baik kedepannya.
“Hasil dari monev ini untuk mengetahui situasi sebenarnya pelaksanaan penyaluran BPNT kepada KPM” ungkapnya.
Dilokasi berbeda Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskanBantuan Pangan Non Tunai merupakan Program Pemerintah Pusat yang diberikan secara langsung kepada masyarakat miskin (Keluarga Penerima Mamfaat/ KPM) setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik (kartu KKS) yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan (beras dan telur) di toko-toko yang telah di tunjuk oleh Bank yang sudah ditunjuk oleh Pemerintah untuk menjadi agen penyalur BPNT.
Sedangkan peran Polri sesuai dengan MoU yang telah ditandatangani oleh Kapolri bersama Kementerian terkait adalah memastikan keamanan dan kelancaran pendistribusian BPNT serta menjamin bahwa bantuan tersebut tepat sasaran kepada warga yang memang tidak mampu dan berhak menerima Bantuan.
“Oleh karenanya kita maksimalkan peran Bhabinkamtibmas di masing-masing desa untuk selalu mendampingi pelaksanaan pendistribusian BPNT” ungkap Nanang Haryono. (wid)








