Kejadian petani meninggal diduga karena tersengat listrik perangkap tikus kembali terjadi di Wilayah Kecamatan Widang. Kali ini kejadian itu menimpa Rusmadi (41), seorang petani asal Desa Mlangi, Kecamatan Widang.
Guna mencegah agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, Kapolsek AKP Totok Wijanarko menyambangi perangkat desa untuk mengajak masyarakat berhati-hati, terutama para petani. Ini sudah sering kita sampaikan kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan. Namun memang saat ini, jebakan tikus dengan aliran listrik menjadi solusi terakhir petani untuk menyelamatkan tanaman padi miliknya, ” ucap Kapolsek.
Sambil menunggu solusi yang tepat, saat ini kita bersama perangkat desa kembali melakukan himbaun dan sosialisasi terkait bahaya menggunakan aliran listrik untuk jebakan hama tikus. Hal ini juga sudah kita laporkan ke pimpinan, beliau Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., guna menunggu petunjuk selanjutnya, ” tambah AKP Totok Wijanarko.
Atensi bapak Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., terkait peristiwa ini, beliau menghendaki ada upaya pencegahan yang maksimal agar tidak ada korban lagi. Namun demikian, upaya pencegahan itu jangan sampai merugikan masyarakat, terutama petani. Khusus kepada Bhabinkamtimas agar selalu turun ke lapangan untuk mengingatkan warga supaya berhati-hati, ” pungkas AKP Totok Wijanarko.







