Senori – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) masih menjadi target teroris. Sudah banyak kantor Polisi, Pos Polisi bahkan anggota Polri sendiri yang menjadi korban serangan teroris.

Demikian pula Polri melalui Densus 88 juga telah banyak melakukan penangkapan terhadap terduga teroris. Akan tetapi sel-sel atau jaringan teroris masih banyak dan setiap saat bisa melakukan kekerasan dengan tujuan menimbulkan rasa takut di masyarakat.

Dalam rangka mencegah perkembangan gerakan radikalisme dan terorisme di wilayah  di Kecamatan Senori. Polsek Senori Polres Tuban melalui anggota Bhabinkamtibmas  meningkatkan kegiatan sambang untuk memberikan himbauan kepada warga masyarakat di desa binaan.

Seperti yang telah dilakukan oleh Aiptu M. Ismail selaku Bhabinkamtibmas Desa Kaligede Kec, Senori, Jum’at (3/1/2020). Bhabinkamtibmas yang biasa di panggil warga dengan sebuah pak Mail tersebut memberikan pesan kepada warga desa Kaligede untuk open terhadap lingkungan masing-masing guna mencegah tumbuhnya benih-benih gerakan radikal.

“Bhabinkamtibmas berperan memberikan himbauan kepada warga masyarakat dalam memelihara kamtibmas di desa” ungkap Kapolsek Senori AKP Musa Bakhtiar.

Lebih jauh Perwira Polisi kelahiran Ngawi ini menjelaskan, saat ini banyak sekali aliran-aliran yang tumbuh dan berkembang di negara kita, yang mana aliran tersebut ada yang bersifat radikal mengubah pemerintah negara kita menjadi negara khilafah. Oleh karenanya menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mempertahankan NKRI, tambahnya.

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryon, S.H., S.I.K.,M.Si., menyatakan pihaknya sebagai pimpinan di Polres Tuban telah memerintahkan kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas di jajaran Polres Tuban untuk aktif turun ke warga baik itu di lembaga-lembaga formal maupun non formal dengan tujuan memberikan pesan-pesan kamtibmas tentang radikalisme dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita tidak boleh takut dengan teroris, kita harus lawan bersama” tegas AKBP Nanang Haryono.  (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here