wacananews.com – PolresTubanPoldaJatim AKP Totok Wijanarko, S.Pd., selaku Kapolsek Widang bersama Wakilnya IPDA Ali Mas’ud, S.H., mengimbau kepada warga masyarakat yang bertempat tinggal di daerah bantaran Sungai Bengawan Solo agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana banjir. Karena Debit air Sungai Bengawan Solo sudah pada *level siaga hijau*.
Menindaklanjuti intruksi Kapolres Tuban, AKP Totok Wijanarko menyampaikan, bahwa Polsek Widang merespon dengan cepat setiap perkembangan situasi yang ada di wilayahnya yang menjadi atensi pimpinan karena merupakan salah satu daerah rawan bencana alam khususnya banjir.
” Kami turun langsung ke lapangan bersama pak Waka Polsek IPDA Ali Mas’ud, S.H., dan juga semua anggota, baik Bhabinkamtimas maupun SPK guna memantau perkembangan, untuk memastikan kondisi riil yang ada. Hal ini untuk data yang pasti nantinya disampaikan kepada Kesatuan Tingkat Atas, ” terang AKP Totok Wijanarko.
Sebelumnya kami telah mengadakan rapat bersama dengan seluruh unsur Muspika terkait penanggulangan bencana alam beberapa waktu lalu, guna memudahkan koordinasi dan sinkronisasi dalam penyelamatan dampak bencana alam, kita mendirikan Posko Siaga bencana alam di halaman Kantor Kecamatan Widang, ” jelas AKP Totok Wijanarko.
Sebagai langkah antisipasi dini terhadap kemungkinan akan terjadi banjir akibat luapan air Sungai Bengawan Solo, Kami Kepolisian Sektor (Polsek) Widang mengimbau masyarakat khususnya yang bertempat tinggal di daerah Bantaran untuk waspada, karena debit air sungai Bengawan Solo sudah pada level siaga hijau, hal ini ditambah dengan curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Kecamatan Widang, bisa saja menjadi penyebab bencana alam, seperti tanggul longsor maupun banjir,” ujar Kapolsek.
Kami meminta kepada seluruh warga masyarakat agar benar – benar berhati-hati, apa lagi saat hujan turun, awasi betul anak-anak dan juga lansia. Sedapat mungkin hindari kegiatan beraktivitas di sungai, dan segera hubungi perangkat atau Polsek jika terjadi sesuatu hal yang membahayakan, ” pinta AKP Totok Wijanarko, saat menyampaikan imbauan kepada warga di Dusun Tanggir Patihan, Rabu (19/02/20).
Guna antisipasi dan deteksi dini terjadinya banjir maupun longsor, kita sebar anggota dan Babinkamtibmas terus mengecek setiap daerah, terutama yang berada di sepanjang aliran sungai. Seperti saat ini di Desa Kujung, meski lokasinya tidak berada di dekat aliran sungai Bengawan Solo namun mengalami genangan air di jalan penghubung antar desa, Ka SPK Aiptu Agung Tri Edy sudah berada di lokasi untuk memastikan tidak ada kerawanan lain, sembari memberikan himbauan serta informasi, ” tegas Kapolsek.





