Tuban – Rabu, 24 April 2025 pukul 07.30 Wib, Kapolsek
Widang AKP Narko, S.H, bersama Anggota dan INAVIS Polres Tuban
mendatangi tempat kejadian orang meninggal dunia di dalam Cabin Truck
yang parkir di bahu jalan lokasi depan Kantor Kecamatan Widang turut
Desa Widang Kecamatan Widang Kabupaten Tuban Jawa Timur.
“Didapati
identitas jenazah tersebut bernama Matnawawi umur 51 Tahun pekerjaan
Wiraswasta dengan alamat Dusun Kebonsari Desa Karangwinongan Kecamatan
Mojoagung Kabupaten Jombang Jawa Timur.
Kronologi
kejadian, pada hari Kamis 24 April 2025, di ketahui pukul 07.00 WIB,
tepi jalan depan Kantor Kecamatan Widang telah didapati orang meninggal
dunia di dalam Cabin kendaraan Truck Trailer No. pol : B 9511 UEK warna
putih.
” Ini bermula
dari Sopir (korban) mengemudi kendaraan truck ber iringan dengan truck
yang di kemudikan saksi sdr. Suba’i berangkat dari Kabupaten Bangkalan
Madura pukul 02.00 Wib menuju ke Kabupaten Tuban,” terang AKP Narko
kepada awak media.
Sesampai
di depan Kantor Kecamatan Widang, sekira pukul 04.00 Wib, korban
menepikan kendaraanya dan memarkir di bahu jalan depan Kantor Kecamatan
Widang untuk beristirahat,” sambungnya.
Saat
itu, korban dan saksi sempat turun dan ngobrol lalu berpamitan untuk
sama sama tidur di dalam Cabin kendaraan masing masing. Sekira pukul
07.00 Wib, saat saksi Suba’i membangunkan korban dengan tujuan di ajak
sarapan pagi, saat itu korban hanya terdiam, lalu saksi menggerakkan
tubuh korban dan korban tidak bergerak sehingga saksi merasa panik dan
beranjak pergi ke Puskesmas Widang yang berjarak 50 meter dari lokasi
korban memarkir kendaraanya,” imbuhnya.
Selanjutnya
saksi bersama petugas dari Puskesmas mengecek kondisi korban dan di
ketahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian saksi
bersama petugas dari Puskesmas Widang melaporkan kejadian tersebut ke
Polsek Widang.
” Kami
dari Polsek Widang bersama INAVIS Polres Tuban mendatangi lokasi dan
melaksanakan olah TKP. Selanjutnya mengirim jenzah korban ke RSUD dr.
Koesma Tuban. Hasil dari keterangan RSUD dr. Koesma Tuban tidak
ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Dan korban dinyatakan
meninggal secara wajar,” pungkasnya.







