Nyani, 38 Th, warga Desa Katerban Kec, Senori diketahui bunuh diri di kamar rumahnya setelah sebelumnya memarahi ibu kandungannya. Korban nekat mengakiri hidupnya dengan menggunakan seutas tali plastik yang diikatkan di blandar rumah, Selasa (30/7/2019) dini hari.
Menurut keterangan yang didapat dari Kapolsek Senori Polres Tuban AKP, Musa Bakhtiar, S.Sos., M.M., yang memimpin olah TKP. Kejadian bunuh diri tersebut diketahui oleh kakak korban sendiri sekira pukul 00.30 Wib. Kemudian kakak korban melaporkan kejadian tersebut ke Perangkat Desa dan diteruskan ke Polsek Senori.
Korban bernama Nyani, usia 38 Th, sehari-hari bekerja sebagai Petani, warga Dsn. Banu Ds. Katerban Kec, Senori. Diketahui korban sudang meninggal dunia di dalam kamarnya dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali warna hijau yang diikatkan di blandar rumah.
Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Senori tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Karena pihak keluarga menolak dilakukan otopsi, maka korban kita serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak. urai Kapolsek.
“Dari oleh TKP dan pemeriksaan medis dari petugas kesehatan, Korban murni bunuh diri” jelas Kapolsek.
Sementara itu dari keterangan yang didapat dari saksi Warsidan yang juga kakak korban, sekira pukul 23.00 Wib, saksi didatangi ibu korban yang bernama Saminah yang mengadu bahwa baru saja dimarahi oleh korban. Mendengar pengaduan dari ibunya kemudian saksi mencari korban di rumahnya.
Kerika sampai di rumah korban, ternyata rumah dalam keadaan gelap, kemudian saksi menyalakan lampu dan pada waktu bersamaan saksi mendengar seperti ada suara orang mendengkur di dalam kamar korban. Setelah saksi membuka kamar saksi melihat korban yang juga adiknya tersebut telah tergantung.
Melihat kejadian tersebut saksi kemudian berteriak minta tolong kepada warga, dan selanjutnya bersama warga menurunkan korban dan dibaringkan di tempat tidar, akan tetapi korban sudah tidak tertolong.
“Setelah menyalakan lampu dan mendengar suara dengkuran, saya langsung menuju kamar adik saya dan melihatnya sudah menggantung” tutur saksi dengan nada sedih.
Setelah pelaksanaan olah TKP dan pemeriksaan luar
oleh petugas medis selesai, dengan disaksikan oleh Perangkat Desa dan
warga masyarakat, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak
keluarga untuk dimakamkan secara layak. (wid)







