wacananews.com – PolresTubanPoldaJatim Bertempat di Posko Siaga Bencana, Selasa (04/02/2020) Kapolsek Widang AKP Totok Wijanarko, S.Pd., menerangkan status Wilayah Kecamatan Widang yang memasuki siaga kerawanan bencana alam banjir seiring meningkatnya debit air Sungai Bengawan Solo sejak hari Selasa kemarin.
Lewat peta lokasi yang tersedia di Posko, Kapolsek menunjukkan beberapa desa yang ada di Wilayah Kecamatan Widang, saat ini dalam pantauan, mengingat letaknya berada di sisi aliran Sungai Bengawan Solo. Desa ini bisa terdampak banjir, seperti di Desa Patihan, Ngadipuro, Ngadirejo, Widang, Banjar, Tegalsari, Tegalrejo, Kedungharjo dan Simorejo, ” tutur Kapolsek.
Guna mengantisipasi dampak banjir yang bisa datang setiap saat, Kapolsek mengingat anggota yang tengah melaksanakan tugas Siaga, agar mengikuti perkembangan debit air Sungai Bengawan Solo, serta melakukan kegiatan patroli bersama, terutama ke wilayah rawan bencana, ” tambah AKP Totok Wijanarko.
Kapolsek Widang berpesan, kepada anggota yang melaksanakan tugas patroli, supaya memberikan himbauan kepada warga desa sekitar aliran Sungai Bengawan Solo untuk siap siaga terhadap luapan air, yang dapat menggenangi pemukiman mereka. Agar sedapat mungkin mengurangi aktivitas di sungai, ” tambah AKP Totok Wijanarko.
Perkembangan Debit air mulai naik, dan ini sudah kami laporkan perkembangannya kepada Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., beliau menghendaki supaya personil jajaran Siaga serta waspada. Jangan sampai terjadi sesuatu di Wilayah, namun anggota minim informasi dan data, ” terang AKP Totok Wijanarko.
Petunjuk Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., agar anggota di jajaran tidak berkerja sendiri, namun harus bersinergi dengan instansi lain. Ini adalah tugas kemanusiaan, yang kita selamatkan adalah harta dan nyawa, jadi perlu dukungan dan keterlibatan dari semua pihak, ” tegas Kapolsek.





