wacananews.com- Kepala Kepolisian Sektor Widang Resort Tuban Polda Jawa Timur AKP Totok Wijanarko, S.Pd., memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada pelajar di SMK Negeri Widang, sebagai upaya pencegahan dan menurunkan tingkat kenakalan yang dilakukan oleh para remaja, Senin (14/10/19).

Upaya dalam mengurangi tingkat kenakalan yang dilakukan oleh para  remaja termasuk anak anak sekolah kita lakukan dengan menyampaikan informasi, pesan serta himbaun melalui media tatap langsung seperti saat ini dengan menjadi pembina upacara bendera hari Senin, ” tutur Kapolsek AKP Totok Wijanarko.

Dalam kesempatan ini kita sampaikan beberapa contoh terkait kenakalan remaja yang sering terjadi dilakukan oleh para pelajar, seperti membolos sekolah, pergaulan bebas yang melanggar susila, tawuran, geng montor, terlibat  penyalagunaan narkoba yang diawali dengan miras dan merokok, pornografi dan pornoaksi, terlibat pelanggaran hukum yang mengarah ke tindak kriminal ( mencuri, merampas, menodong) ini harus dihindari oleh para pelajar.

” Ingat dan pahami bahwa tugas pelajar adalah belajar, tuntutlah ilmu dengan rajin dan sungguh-sungguh, patuhi perintah guru dan kedua orang tua, hindari betul hal – hal yang bisa merugikan diri sendiri, sekolah dan keluarga. Karena apa? bila diantara pelajar yang terlibat kenakalan remaja kemudian masuk ke ranah hukum, maka akan berdampak pada diri sendiri, keluarga dan juga sekolah, ” ini yang harus diperhatikan dan dipahami oleh para anak – anakku sekalian, ” pesan AKP Totok Wijanarko kepada pelajar saat amanat upacara.

Dilaksanakannya kegiatan ini, adalah atensi dari bapak Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono,  S.H., S.I.K., M.Si., agar adik adik remaja, khusunya anak pelajar sekolah tidak terlibat kasus pelanggaran hukum seperti beberapa waktu yang lalu, adanya kejadian yang memprihatinkan, yang dilakukan oleh pelajar sekolah menengah kejuruan di Tuban terjerumus ke pergaulan bebas dan penyebaran pornografi, ini harus kita lakukan pencegahan, jangan sampai ada atau terjadi lagi, ” tegas Kapolsek.

Dengan penyampaian informasi, pembinaan dan penyuluhan seperti ini, kita dari Kepolisian berharap para remaja, pelajar sebagai generasi penerus Bangsa mengerti akan dampak dari kenakalan remaja, jadi mereka bisa menjadi contoh dan melakukan kegiatan yang baik dan bernilai positif seperti kegiatan olahraga, pencak silat yang bila berprestasi akan memberikan dampak positif bagi dirinya sendiri, keluarga dan juga sekolah, ” jelas Kapolsek.

Terakhir, kami tegaskan kembali ke adik pelajar sekalian, tugas kalian semua adalah belajar bukan yang lain. Jangan tergoda, terhasut,  provokasi, ajakan  yang dilakukan oleh orang atau kelompok tertentu lewat media sosial yang belum jelas tujuannya, baik itu lewat Facebook maupun WhatsApp, lalu adik adik ikutan nimbrung dalam kegiatan seperti demo atau unjuk rasa. Kita dari Kepolisian berharap betul adik adik bisa memahami dan melaksanakan himbaun dari kami.

” Hal ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, begitu besar perhatian kami terhadap masa depan dan keselamatan adik adik pelajar hingga pimpinan Kami bapak Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., menaruh perhatian besar, agar kami ditingkat Sektor bergerak turun ke sekolah sesuai dengan pemberian perintah yang tertuang dalam Surat Telegram nomor : 365/X/SIP.1.1/2019, tanggal 11 Oktober 2019 perihal menjadi Irup disekolah sebagai langkah awal pencegahan, ” pungkas AKP Totok Wijanarko mengakhiri.

Kontributor : Humas Polsek Widang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here