wacananews.com – PolresTubanPoldaJatim Personil Polsek Senori Polres Tuban mengevakuasi jenazah Mochamad Iman Sulaiman, 27 Th, warga Desa Banyuurip Kec, Senori Kab, Tuban, yang meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali kolor warna purih yang diikatkan di blandar rumahnya, Selasa (14/1/2020) pagi.
Menurut keterangan dari Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Senori AKP, Musa Bakhtiar, S.Sos., M.M., kejadian bunuh diri tersebut, pertama kali diketahui oleh ibu korban yang bernama Julaikah, sekira pukul 05.30 Wib. Saksi Julaikah pada waktu itu hendak mencari anaknya untuk memberikan makan pagi.
Ketika masuk ke dalam kamar korban yang gelap karena lampu dimatikan, saksi tersandung meja kecil, sewaktu akan memperbaiki letak meja kecil tersebut saksi melihat korban sudah dalam keadaan keadaan gantung diri.
Melihat kejadian tersebut saksi menjerit minta tolong kepada anak perempuannya yang bernama Nunuk, selanjutnya oleh Nunuk kejadian tersebut dilaporkan ke Perangkat Desa setempat, selanjutnya oleh Perangkat Desa di teruskan ke Polsek Senori.
Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh petugas dari Puskesmas Senori tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Karena pihak keluarga menolak dilakukan otopsi, maka korban kita serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak, urai Kapolsek.
“Dari oleh TKP dan pemeriksaan medis dari petugas kesehatan, Korban murni bunuh diri,” jelas Perwira Polisi dengan Tiga Balok di Pundak ini.
Sementara itu dari keterangan yang didapat dari ibu korban yang bernama Julaikah sekira pukul 20.00 Wib, setelah makan malam korban masuk kedalam kamar dalam keadaaan lampu dimatikan.
Dia mengira anaknya akan tidur seperti biasanya, cuma ada sedikit perbedaan kalau selama ini korban apabila akan tidur korban biasa ditemani olehnya, akan tetapi sudah 2 hari terakhir korban tidak mau ditemani, jelas wanita yang sudah berumur 62 tahun ini.
“Anaknya pendiam, tapi sudah 2 hari ini lebih banyak diam, tidak pernah cerita kalau ada masalah, tau-tau sudah begini,” ungkap Julaikah dengan terisak.
Setelah pelaksanaan olah TKP dan pemeriksaan luar oleh
petugas medis selesai, dengan disaksikan oleh Perangkat Desa dan warga
masyarakat, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga
untuk dimakamkan secara layak. (wd)




