Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi pelajar. Lokasi ini wajib bebas dari tindak kekerasan, termasuk perilaku mengejek dan mengolok-olok terhadap teman yang masuk dalam ranah bullying. Hal ini mendapat perhatian dari Kepolisian Sektor Widang untuk mengajak peserta didik tidak melakukan kekerasan dan bullying.
Kasus bullying menjadi perhatian bagi kita dari Kepolisian Sektor Widang, karena bisa menimbulkan efek yang luar biasa terhadap si korban. Ada yang sampai depresi hingga bunuh diri. Ini yang membuat kita serius menyambangi lokasi sekolah guna melakukan pendekatan dengan sosialisasi, seperti saat ini di MTs Patihan, Sabtu (20/07/19).
Bullying merupakan tindakan mencelakai, membahayakan atau mengintimidasi orang lain dengan menggunakan kekerasan fisik, kekerasan psikis maupun kekerasan verbal. Kepada seluruh adik-adik Pelajar untuk memahami kasus bullying, karena itu dapat dipicu dari hal sepele. Apabila sudah terjadi, Para Pelajar diharapkan segera melapor kepada pihak terkait yakni sekolah dan orang tua, guna dicarikan solusinya, ” pesan AIPTU H. Untung menyarankan.
Apa yang kita lakukan ini wujud perhatian kita semua, agar anak-anak tidak hanya sehat fisik, tapi juga sehat batin. Sehat batin ini bisa juga dengan menghindarkan mereka dari perasaan tertekan, terancam, dan tidak nyaman, apa lagi ditempat sekolah yang notabene tempat untuk menimba ilmu guna masa depan mereka. Lokasi sekolah harus zero dari tindakan kekerasan serta bullying, ” tambah AIPTU H. Untung yang juga merupakan Bhabinkmtibmas di Desa Patihan lokasi saat ini menyampaikan Sosialisasi.








