wacananews.com – polrestubanpoldajatim Pernyataan dari seorang siswa yang tak mau sekolah lagi karena trauma yang dialaminya. Ia trauma sebab menjadi korban bullying hingga berulang kali saat di sekolah. Sang siswa juga mengaku ketakutan karena kerap mendapat ancaman dari pelaku, yang tidak lain adalah teman – temanya satu sekolah.
Kemudian Orang tuanya, tidak terima atas apa yang dialami oleh anaknya, lalu “melaporkan kasus ini ke pihak Kepolisian” dan meminta proses hukum berjalan untuk memberi efek jera. Menurut keterangan dari orang tuanya, anaknya kerap dijahili teman-teman sekelasnya. Aksi bullying itu berlanjut semakin parah. Sampai pada penganiayaan atau kekerasan fisik.
Hal demikian awalan kalimat pembuka yang disampaikan oleh PS Kanit Binmas Polsek Widang Resort Tuban Bripka Mujianto, Sabtu (15/02/20) saat memberi penyuluhan kepada pelajar SMP Negeri 1 Widang dengan mengusung tema “Stop bullying dan perundungan di Sekolah”
Kegiatan penyuluhan ini oleh Kapolsek Widang AKP Totok Wijanarko, S.Pd., Melalui PS. Kanit Binmas supaya anggota di jajaran melakukan upaya pencegahan tindak kekerasan, baik yang dilakukan oleh pelajar maupun pendidik di sekolah. Kami dari Unit Binmas berperan untuk mengimplementasikan perintah dari atasan,” ucap Bripka Mujianto.
“Tindakan seperti bullying, perundungan, kekerasan fisik, harus dihentikan”, sebab menimbulkan dampak negatif dan trauma yang berkepanjangan, bahkan bisa menimbulkan kecacatan fisik dan hilangnya nyawa, ” terang Bripka Mujianto.






